Bukan sekadar roti, tapi tentang memori Jakarta di kala matahari terbenam.
Dapur pertama kami, 2024
Roti Senja lahir dari kerinduan akan wangi roti hangat yang memenuhi rumah setiap jam 4 sore. Di Jakarta yang serba cepat, kami ingin menciptakan satu hal yang memaksa orang untuk sejenak melambat.
Kami percaya bahwa roti terbaik tidak lahir dari mesin raksasa yang dingin, tapi dari tangan yang sabar menguleni adonan, menunggu ia mengembang dengan alami, dan memanggangnya dengan cinta.
"Menghadirkan kehangatan rumah di tengah hiruk pikuk Jakarta, satu potong roti dalam satu waktu."
Setiap lekukan roti kami unik, karena tangan manusia tidak pernah salah membuat karya seni.
Kami mendukung petani lokal untuk bahan baku tepung dan selai buah asli.
Roti kami hanya bertahan 2 hari, karena yang alami memang harus dinikmati segera.
Mampir ke toko kecil kami atau pesan untuk dinikmati bersama keluarga sore ini.